*** Diterbitkan oleh: Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia ***

30th Weekend Course on Cardiology (WECOC)

Pada 16-18 Agustus 2018, bertempat di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Jl. Sultan Iskandar Muda, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Yayasan Kardiovaskular Indonesia dengan menggandeng Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular FKUI telah mengadakan acara ilmiah rutin tahunan bernama Weekend Course on Cardiology (WECOC) yang ke-30.

Acara resmi dibuka pada hari Jum’at 17 Agustus 2018 dengan Pemukulan gong oleh Dr. Ismoyo Sunu (Ketua Yayasan Kardiovaskular Indonesia), didampingi oleh Dr. Renan Sukmawan (Ketua Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular FKUI) dan Dr. Dicky A. Hanafy (Chairman WECOC 30).

Pemukulan gong tanda diresmikannya pembukaan WECOC 30th oleh Dr. Ismoyo Sunu, didampingi oleh Dr. Renan Sukmawan
dan Dr. Dicky A. Hanafy.

Sungguh spesial sekali acara WECOC kali ini karena Opening Ceremony-nya diadakan bertepatan dengan hari seluruh bangsa Indonesia merayakan HUT Proklamasi Kemerdekaan Negara Indonesia yang ke-73. Dentaman demi dentaman gong dipukul dengan "power full" oleh Dr. Ismoyo Sunu seakan mengingatkan kita pada perjuangan para pahlawan pendahulu, pendiri negara ini yang telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk sampai pada satu titik puncak, dan meneriakkan kata sakti “MERDEKA”. Dari titik inilah dimulai babak baru perjuangan mempertahankan dan mengisi kemerdekaan untuk bangsa ini tidak dengan jiwa ataupun raga, namun dengan ilmu pengetauan, demikian diungkapkan Dr. Ismoyo Sunu sebagai Ketua Yayasan Kardiovaskular Indonesia dalam kata sambutannya.

Beliau mengapresiasi Departemen Kardiologi dan Vaskular FKUI yang telah mengisi kemerdekaan RI dengan sharing ilmunya selama 30 tahun ini, agar dapat menghasilkan putra putri spesialis jantung yang dapat diandalkan bagi nusa bangsa negara Indonesia.

Hal senada diungkapkan Dr. Dicky A. Hanafy, sebagai Ketua Panitia WECOC 30th dalam kata sambutannya, “Selama 73 tahun ini Indonesia terus berjuang menghadapi tantangan dan rintangan untuk dapat menjadi yang terbaik, begitu juga dengan Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, hal itulah yang menginspirasi panitia WECOC 30 ini untuk memberikan bekal ilmu yang istimewa dan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, yang akan dibawa dan diterapkan di daerah masing2 peserta”.

Symposiumnya kali ini lebih beragam dan mengangkat isu2 di bidang kardiologi terkini, begitu juga dengan jumlah workshopnya yang bertambah dari tahun2 sebelumnya,” katanya. Dalam rentang waktu 3 hari ini, topik workshop yang diangkat mulai dari hal yang fundamental seperti anatomi dan pemeriksaan fisik sampai topik yang lebih spesifik seperti Rapid Examination Cardiac Ultrasound in Emergency (RESCUE). “Selain itu pada tahun ini topik workshop baru dimunculkan, yaitu tentang academic writing, ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mempelajari cara menulis karya ilmiah yang baik dan benar,” tambahnya.

Ketua Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular FKUI, Dr. Renan Sukmawan dalam sambutannya berpesan “Dalam suasana hari Kemerdekaan Negara kita ke-73, mari kita ingat apa yang disampaikan Kennedy: Jangan bertanya apa yang bisa diberikan negara ini kepada kita tapi tanyalah apa peran kita masing2 dimanapun berada untuk bangsa, negara, masyarat dan ummat. Dan Tuhan Yang Maha Esa tidak akan mengubah nasib suatu bangsa apabila bangsa itu sendiri tidak berusaha mengubah nasibnya sendiri”.

Hadir pada acara Opening Ceremony, diantaranya: Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI), Ketua Kolegium Kardiologi dan Kedokteran Vaskular Indonesia, Ketua Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular FKUI, Dekan Fakultas Kedokteran UI, Ketua Yayasan Kardiovaskular Indonesia, Perwakilan Yayasan Jantung Indonesia, Perwakilan Dirut PJN Harapan Kita dan Direksi, Perwakilan Perhimpunan Bedah Thorak dan Kardiovaskular Indonesia, Para Guru Besar Profesor, Dokter FKUI, Pembicara, Moderator dan Peserta yang datang dari berbagai penjuru Nusantara.

Penampilan para Staf Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular FKUI menyanyikan Lagu Indonesia Raya dilanjutkan dengan
lagu Hymne Kardiologi diiringi peserta saat Opening Ceremony.



Lantunan suara merdu soloist Isabela Andika Paramita dan Sonya April Lativa diiringi oleh Pacemaker Choir dengan Konduktor: Dr. Radityo Prakoso telah menambah meriahnya acara Opening Ceremony WECOC 30. Pacemaker Choir terdiri dari: dokter2 muda, Dokter Umum, PPDS Kardiologi dan Kedoktera Vaskular FKUI dan dokter2 dari Fakultas Kedokteran Jakarta.


Suasana Opening Ceremony






Para Staf Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular FKUI seusai cara Opening Ceremony WECOC 30. “MERDEKA!!!”


Bagian Registrasi Peserta

Topik-topik yang digelar pada workshopnya (16/08) antara lain: Heart Failure; Acute Coronary Syndrome; Electrocardiography; Hypertension. Exercise Stress Test. Exercise Stress Test: Pediatric Cardiology and Congenital Heart Disease; Vascular Disease; Pre Operative Cardiac Assesment for Non Cardiac Surgery; Rapid Examination Cardiac Ultrasound in Emergency (RESCUE); Anatomy Physiology (Hands-on); Cardiac Auscultation; Rheumatic Heart Disease; External Counterpulsation Therapy (ECP); Volcano IVUS & IFR. Bootcamps: Electrophysiology (EP) & Pacing; Imaging.

Topik-topik pada symposium yang digelar 2 hari (17-18/08) antara lain: Stress Test in Cardiovascular Medicine; Acute Treatment and Secondary Prevention in ACS; Sports and Cardiovascular Issues; Cyanotic Baby; Glycemic Control in Patient in Cadiovascular Disease; Optimizing Anticoagulant Therapy for Cardiovascular Disease. Lunch Symposium: Current Update in Hypertension and PAH; Redefining Use of Beta-Blocker in Cardiovascular Continuum; The Role of Antithrombotic in Clinical Practice: What is the Update?; Cardiovascular Risk Management for a Better Life. Challenging Cases: How the Experts Manage; Heart Failure Case. Special Symposium: Diabetes and Cardiovascular Disease: A New Era Has Arrived.

Pada WECOC kali ini para pembicara dan moderator yang tampil antara lain: Ade M. Ambari; Amiliana M. Soesanto; Anna U. Rahajoe; Anwar Santoso; Ari Fahrial Syam; Asikin Hanafiah; Bambang B. Siswanto; Basuni Radi; Budi Wiweko; B.R.M. Ario S. Kuncoro; Celly A. Atmadikoesoemah; Dafsah A. Juzar; Daniel L. Tobing; Dede Kusmana; Diah Retno; Dian Zamroni; Dicky A. Hanafy; Doni Firman; Fiastuti Witjaksono; Ganesja M. Harimurti; Hadi Purnomo; Hananto Andriantoro; Harmani Kalim; Herkutanto; Idris Idham; Indriwanto S. Atmosudigdo; Irmalita; Isman Firdaus; Ismoyo Sunu; Jetty H. Sedyawan; Lies Dina Liastuti; Lucia Kris Dinarti; Manoefris Kasim; Muhammad Munawar; Muhammad Yamin; Muhammad Yusak; Nani Hersunarti; Nur Haryono; Poppy S. Roebiono; Pranawa Marto Suwignyo; Radityo Prakoso; Rarsari S. Pratikto; Ray Panusunan Sibarani; Renan Sukmawan; Rachmad Wishnu Hidayat; Rina Ariani; Rita Zahara; Santoso Karo Karo; Siska S. Danny; Siti Elkana Nauli; Sunarya Soerianata; Suko Adiarto; Sunu B. Raharjo; Surya Dharma; Taofan; Tike Pratikto; Tjandra Yoga Aditama; Vireza Pratama; Yoga Yuniadi; Yovi Kurniawati.

Sebagian Speaker WECOC 30

Suasana symposium di Ballroom 1 dan 3 yang diakhiri dengan diskusi





Selain daripada workshop dan symposium digelar pula 3 Plenary Session, kuis Cardiology in Jeopardy, presentasi poster-poster hasil penelitian dan booth.

Suasana Presentasi poster-poster WECOC 30


Suasana kuis Cardiology in Jeopardy

Kuis Cardiology in Jeopardy diikuti oleh 4 kelompok, masing-masing terdiri dari 3 orang dokter muda. Kelompok A para lulusan FK UPH, Kelompok B para lulusan FKUI, Kelompok C para lulusan FK Unair dan Kelompok D lulusan FKUI-FK Tarumanegara-FK Ukrida. Dewan juri terdiri dari Dr. Poppy S. Roebiono, Prof. Dede Kusmana, dan Dr. Anna Ulfah Rahajoe.

Dan keluar sebagai juara: Kelompok D juara 1, Kelompok B juara 2 dan Kelompok A juara 3.

Panitia WECOC 30 telah menerima abstrak dari 18 propinsi yang ada di seluruh Indonesia, sejumlah 170 abstrak, tercatat sebagai paling banyak sepanjang perjalanan sejarah WECOC. Dari sebanyak itu telah diseleksi, dan muncul angka 40 abstrak terbaik, dibagi dalam 2 kategori: 20 abstrak merupakan original research dan 20 abstrak case report. Dan...... keluarlah yang terbaik dari terbaik....

Best Case Report:

  1. Rissa Ummy, dari FKUI, dengan judul "Ovarian Vein Congestion Syndrome: Diagnosis and Treatment Approaches".
  2. Angga Permana, dari Udayana Bali, dengan judul "Massive Left Atrial Calcification in Severe Long-standing Mitral Stenosis due to Rheumatic Heart Disease: A Case Report".
  3. Shigma Putra Mahaley, dari Solo, dengan judul "Left Ventricle Non Compaction: Could it be Reversed Back?"

Para pemenang Best Case Report didampingi oleh Prof. Idris Idham dan Dr. Suko Adiarto


Best Original Research

  1. Jimmy OI Santoso, FKUI, dengan judul "12-lead Electrocardiogram as a Valuable Tools to Predict Pulmonary Hypertension in Secundum Atrial Defect".
  2. Stephanie Salim, FKUI, dengan judul "Clinical profiles and in-hospital mortality of late ST-Elevation Myocardial Infarction (STEMI) presenters at National Cardiovascular Center Harapan Kita: An analysis from RAICOM registry".
  3. Dyah Santi Mayasari, dari UGM Yogya, dengan judul "The Role of Circulating Endothelial Microparticles to Predict Major Cardiovascular Events Risk in Patients Ninety Days after ST Elevation Myocardial Infarct".

Para pemenang Best Original Research didampingi oleh Dr. Dicky A. Hanafy dan Prof. Dede Kusmana


Sebagian Booth Exhibition





Minat baca dari para peserta tidak bisa dibendung, disela-sela rehat dari materi-materi workshop, sambil menikmati coffee break bisa membeli buku2 dan baca poster2.

Pojok Kardiologi

Salah satu acara penutup yang paling ditunggu-tunggu peserta adalah pengundian doorprize, dan para pemenang adalah……

Para pemenang doorprize pertama dan kedua dari peserta, didampingi oleh Dr. Renan Sukmawan dan Dr. Dicky A. Hanafy.


Sebagian para Panitia, berfoto bersama seusai Closing WECOC 30.

Dr. Suko Adiarto sebagai Coordinator Scientific Committee sebelum resmi menutup Acara WECOC 30 mengulas keseluruhan acara dari awal sampai akhir, diantaranya: WECOC 30 ini menampilkan 17 workshop dengan jumlah terbanyak dibanding WECOC-WECOC yang lalu, dan diikuti oleh 909 orang yang diantaranya juga dari para peserta itu mengikuti symposium. Total peserta yang tercatat adalah 1.363 orang peserta.

Sampai bertemu pada WECOC 31 pada April 2019 yang akan datang. Salam MERDEKA***

selanjutnya >>> berita HomeComingDay