*** Diterbitkan oleh: Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia ***

10th ISICAM-InaLIVE

Pada November tahun 2018 ini, salah satu agenda kegiatan pertemuan tahunan daripada Indonesian Society of Interventional Cardiology telah digelar oleh Indonesian Working Group of Interventional Cardiology (PIKI). Pertemuan ini bernama ISICAM-InaLIVE yang pada tahun 2018 ini adalah tahun ke-10 nya.

Tepatnya tanggal 23-25 November 2018, bertempat di Fairmont Hotel Jakarta, Jl. Asia Afrika No.8, Gelora Bung Karno, Jakarta 10270 acara ini digelar. Kali ini mengangkat tema: "A Journey of ISICAM: Driving Towards Excellence".

Tujuan daripada pertemuan ini adalah untuk mendidik dokter dan profesional perawatan kesehatan lainnya yang memiliki spesialisasi atau tertarik pada bidang kardiologi intervensional melalui demo langsung, simposium, lokakarya, presentasi abstrak / kasus dan sesi teknologi.

Opening Ceremony diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, pertama dari Dr. Sodiqur Rifqi selaku Organizing Chairman 10th ISICAM-InaLIVE, kedua dari Dr. Sunarya Soerianata selaku Chairman of Indonesian Society of Inteventional Cardiology (ISIC / PIKI), ketiga sambutan dari Dr. Isman Firdaus selaku Chairman Indonesian Heart Association. Dan terakhir sambutan dari Prof. Emil Salim yang sekaligus membuka secara resmi 10th ISICAM-InaLIVE.

Dr. Sodiqur Rifqi, Dr. Sunarya Soerianata, Dr. Isman Firdaus dan Prof. Emil Salim saat sambutan pada Opening Ceremony 10th ISICAM-InaLIVE.

Saat pemukulan gong sebagai tanda dibukanya secara resmi acara 10th ISICAM-InaLIVE oleh Prof. Emil Salim didampingi Dr. Isman Firdaus,
Dr. Sodiqur Rifqi dan Dr. Sunarya Soerianata.


Suasana pada Opening Ceremony 10th ISICAM-InaLIVE tahun 2018







Ruang Registrasi dan Pintu Masuk 10th ISICAM-InaLIVE


Pada hari pertama (23/11), telah digelar 6 workshop, bertemakan: - Calcified Lesion yang diikuti oleh 35 peserta - The Basic Cathlab in Congenital Heart Disease dengan 24 peserta - Optical Imaging and Physiology, 50 peserta - Peripheral Intervention, 19 peserta - Structural and Valvular Intervention, 47 peserta - Nurse Session, 255 peserta Total peserta workshop = 430 orang.

Pada hari kedua (24/11) dan ketiga (25/11) telah digelar berbagai acara seperti Live Case, Symposium, Session, Lunch Symposium, Case Presentation, Oral Presentation & Poster Session, In-depth Case Dicussion, Best Research Presentation, Moderated Poster Presentation, Gala Dinner, Closing Ceremony dan Doorprize.

Tema Live Case yang digelar berjudul: “Current status of congenital heart disease intervention in Indonesia: from dream to reality”; “Highly calcified left main stenosis: to do or not to do?”; “Talent-outcomes of the randomised controlled trial, Utrathin Supraflex Vs Xience stents”; “Role of imaging and physiology in CTO intervention” dan “Lecture from Belfast: Hybrid approach CTO” .

Ada 14 Symposium dan 4 Lunch Symposium yang digelar dengan masing-masing tema yang berbeda diantaranya: “AICT-ASIA PCR Session: Imaging and Physiology”; “Chronic Total Occlusion (CTO)”; “Catheter Based Intervention in GUCH”; “Women Issues In Coronary Intervention”; “POST PCI: Can we do better for Angina Control”; “Optimal Management of Acute Coronary syndrome” , dll.

Suasana saat Live Demo di Ball Room 1, yang ditransmisikan langsung dari Pusat Jantung Nasional Rumah Sakit Harapan Kita-Jakarta
dan Rumah Sakit Royal Victoria, Belfast – Northern Irlandia, Inggris Raya.




Jalannya Live Demo ini selain bisa diikuti oleh para peserta yang berada di dalam ball room juga dapat diikuti oleh peserta di luar ruangan,
sambil menikmati coffe break.


Suasana sesi di dalam ball room 3


Suasana sesi Case Presentation



Suasana sesi Poster Presentation


Selama 3 hari acara para Pembicara, Panelis maupun Operator live demo yang ditampilkan dari luar negeri diantaranya: Al Fazir Bin Omar (Malaysia), Asri Ranga (Malaysia), Fei Ye (China), Florian Krotz (Germany), Gerald Yong (Australia), Joshua Loh (Singapore), Koh Tian Hai (Singapore), Kwan Seung Lee (America), Ludwig Zwermann (Germany), Paul Ong (Singapore), Robert Sechi (Australia), Rosli Mohd Ali (Malaysia), Scot Garg (Manchester), Shaiful Azmi Yahaya (Malaysia), Kang Sung-Gwon (Korea), Tan Huay-Cheem (Singapore), Tiong Kiam Ong (Malaysia), Yoshiaki Kawase (Japan), Yue Li (China) dan dari dalam negeri diantaranya: dari Jakarta (Aditya A. Sembiring, Amiliana M. Soesanto, Amir Aziz Alkatiri, Andria Priyana, Anna Ulfah Rahajoe, Bambang Widyantoro, BRM Ario Soeryo Kuncoro, Celly A. Atmadikoesoemah, Dafsah Arifa Juzar, Daniel P.L. Tobing, David Ariwibowo, Doni Firman, Estu Rudiktyo, Ganesja M. Harimurti, Indriwanto Sakidjan, Isman Firdaus, Iwan Dakota, Linda Lison, Mei Lestari, Muhammad Munawar, Muhammad Yamin, Muhammad Yusak, Nur Haryono, Oktavia Lilyasari, Olfi Lelya, Poppy S. Roebiono, Raden Suhartono, Radityo Prakoso, Renan Sukmawan, Retna Dewayani, Rina Ariani, Rini Pramesti, RWM Kaligis, Sari S. Mumpuni, Sisca Natalia Siagian, Siska Suridanda Danny, Suko Adiarto, Sunarya Soerianata, Taofan, Teguh Santoso, Triatmo Budijuwono, Vireza Pratama, Wishnu Aditya, Yoga Yuniadi dan Yovi Kurniawati). Dari Banten (Antonia Anna Lukito, Emanoel Oepangat, Sunanto Ng dan Vito Anggarino Damay). Dari Bandung (A. Fauzi Yahya, Chaerul Achmad, Charlotte Johanna Cool, Januar Martha dan Pintoko Tedjokusumo). Dari Jogjakarta (Budi Yuli Setianto dan Nahar Taufiq). Dari Semarang (Ilham Uddin, Sodiqur Rifqi dan Yan Herry). Dari Surabaya (Baktijasa Dharmadjati, Evit Ruspiono, I Gde Rurus Suryawan, Iwan N. Boestan, Jeffrey Adipranoto, Rurus Suryawan, Samuel Sudanawidjaja, Tri Astiawati dan Yudi Her Oktaviono). Dari Malang (Heny Martini, Muhammad Saifur Rohman, Novi Kurnianingsih dan Sasmojo Widito). Adi Purnawarman (Aceh). Afdhalun Anwar Hakim(Batam). Dari Medan (A. Afif Siregar, Ali N. Nasution dan Zulfikri Mukhtar). Dari Padang (Kino, M. Fadil dan Muhammad Syukri). Dari Pekanbaru (Dyah Siswanti dan Jajang Sinardja). Ismir Fahri(Bengkulu). Wayan Aryadana (Bali). Dari Makassar (A. Hakim Alkatiri, Bambang Budiono, Idar Mappangara dan Yulius Patimang). Dan Janry Pangemanan(Manado). Sedangkan dari Nurse Faculty diataranya: dari Jakarta (Almaskanah, Iyan S, Sarwi, Dodo Saripudin, Eka Dwiyati, Iyan Solihin, Nanang Raharja dan Uup Harianto). Arif (Malang). Dari Jogjakarta (Danik dan Florentina Atnita Hendrayati). Hamka (Makassar). Dan Nursaleh Awaludin (Bandung).

Sebagian Pembicara dari dalam dan luar negeri

ISICAM 10, diramaikan pula dengan adanya para sponsor yang turut mendukung mensukseskan acara, juga membuka booth-booth exhibitor di antara dua ruangan ballroom tempat para peserta mengikuti sesi-sesi acara. Mereka itu adalah dari: PT. Boston Scientific Indonesia; PT. Nugra Karsera; PT. Astra Zeneca Indonesia; PT. Medikon Utama Pharmalab; PT. Sino Medical Sciences Technology, Inc; PT. Bintang Mono Indonesia; PT. Revass Medika Utama; PT. Perdana Bina Sukses; PT. Sinar Roda Utama; PT. Medtronic Indonesia; Tanabe; Meko Laser Material Processing; B'Braun; PT. Dipa Pharmalab Intersains; PT. Tawada; PT. Abbott Products Indonesia; PT. Siemens Indonesia; PT. Satya Abadi Pharma; Teleflex; PT. Fahrenheit; Osymed; Eurocor GmBH up PT Unggul Citra Abadi; PT. Biosensor International, Pte, Ltd; PT. Otsuka Indonesia; PT. Meril Life Sciences; PT. Phillips Indonesia Commercial; Sahajanand Medical Technology; PT. Mako Dua Medikal; KKJI / RS Harapan Kita; PT. Merit Medical dan PT. Terumo Indonesia.

Para BOOTH EXHIBITION

Gala Dinner adalah acara spesial daripada ISICAM, untuk menghilangkan sejenak kepenatan peserta dalam menimba ilmu selama acara 10th ISICAM-InaLIVE ini, pada Sabtu (24/11) malam diadakanlah acara ini. Acara khusus untuk para senior kardiolog Intervensi, speaker/panelis ISICAM 10, jajaran atas Departemen Kardiologi, dan para undangan ini diadakan untuk lebih saling mengenal, menjalin kerjasama antara kardiolog intervensi di Indonesia dalam suasana yang santai penuh kekeluargaan.

Acara diawali dengan sambutan dari Dr. Sunarya Soerianata selaku Ketua PIKI, disambung sambutan dari Dr. Doni Firman selaku Ketua Scientific ISICAM 10, dan sambutan dari Dr. Iwan Dakota selaku Direktur Utama RS PJN Harapan Kita Jakarta.




Dilanjutkan dengan pengumuman Inauguration Fellow of ISIC..

List Inauguration Fellow of ISIC

No. Name Institution Training Center
1. Dr. Akhtar Fajar Muzakkir, SpJP Dr.Wahidin Sudirohusodo General Hospital, Makassar National Cardiac Center Harapan Kita, Jakarta
2. Dr. Fachmi Ahmad Muslim, SpJP Bekasi General Hospital, Bekasi National Cardiac Center Harapan Kita, Jakarta
3. Dr. Musnidarti, SpJP Jayapura General Hospital, Papua National Cardiac Center Harapan Kita, Jakarta
4. Dr. Syarif Hidayat Soeriasaputra, SpJP Sari Asih Hospital, Serang National Cardiac Center Harapan Kita, Jakarta
5. Dr. Dewi Utari Djafar, SpJP Prof. Dr. R. D. Kandou General Hospital, Manado National Cardiac Center Harapan Kita, Jakarta
6. Dr. Yusuf Galenta, SpJP dr. Doris Sylvanus General Hospital, Palangkaraya National Cardiac Center Harapan Kita, Jakarta
7. Dr. Indra Prasetya, SpJP dr. Syaiful Anwar General Hospital, Malang National Cardiac Center Harapan Kita, Jakarta
8. Dr. Nelly Mulyaningsih, SpJP Dr. M. Soewandhie General Hospital, Surabaya Dr. Soetomo General Hospital, Surabaya and National Cardiac Center Harapan Kita, Jakarta
9. Dr. Aprilianasary Utami Dewi, SpJP Sumedang General Hospital Dr. Hasan Sadikin Hospital, Bandung
10. Dr. Asep Sopandiana Angga Saputra, SpJP Banjar General Hospital, Ciamis Dr. Hasan Sadikin Hospital, Bandung
11. Dr. Wenni Erwindia, SpJP Bhakti Dharma Husada General Hospital, Surabaya Dr. Soetomo General Hospital, Surabaya
12. Dr. Wahyu Widjanarko, SpJP RSUD Kabupaten Jombang Dr. Soetomo General Hospital, Surabaya
13. Dr. Donny Hendrasto, SpJP Haji General Hospital, Surabaya Dr. Soetomo General Hospital, Surabaya
14. Dr. Adhitia Budy Prakoso, SpJP Islam Sultan Agung Hospital, Semarang Binawaluya Heart Hospital, Jakarta
15. Dr. R. Djoen Herdianto, SpJP Abdoel Wahab Sjahranie General Hospital, Samarinda Dr. Soetomo General Hospital, Surabaya and Binawaluya Heart Hospital, Jakarta
16. Dr. Hendry Purnasidha Bagaswoto, SpJP Dr. Sardjito General Hospital, Yogyakarta Dr. Sardjito General Hospital, Yogyakarta
17. Dr. Lidwina Tarigan, SpJP Bethesda Hospital, Yogyakarta Dr. Sardjito General Hospital, Yogyakarta
18. Dr. Ignatius Yansen, SpJP Tangerang General Hospital, Tangerang Gatot Soebroto Army Hospital, Jakarta and Dr. Sardjito General Hospital, Yogyakarta
19. Dr. Arief Wibisono, SpJP Dr. Iskak General Hospital, Tulungagung Dr. Soetomo General Hospital, Surabaya and Dr. Sardjito General Hospital, Yogyakarta
20. Dr. Kornadi, SpJP Ciawi General Hospital, Bogor Dr. M. Djamil General Hospital, Padang
21. Dr. Trian Faesa, SpJP Dr. Achmad Mochtar General Hospital, Bukittinggi Dr. M. Djamil General Hospital, Padang
22. Dr. Zulkarnaini, SpJP dr. M. Haulussy General Hospital, Ambon Dr. Wahidin Sudirohusodo General Hospital, Makassar
23. Dr. Muh. Hafid Akbar, SpJP Pelamonia Army Hospital, Makassar Dr. Soetomo General Hospital, Surabaya and Dr. Wahidin Sudirohusodo General Hospital, Makassar
24. Dr. Susi Herminingsih, SpJP Dr. Kariadi General Hospital, Semarang Dr. Kariadi General Hospital, Semarang
25. Dr. Arbi Lizarda, SpJP Kardinah General Hospital, Tegal Dr. Kariadi General Hospital, Semarang
26. Dr. Heny Martini, SpJP Dr. Saiful Anwar General Hospital, Malang Dr. Soetomo General Hospital, Surabaya and Dr. Kariadi General Hospital, Semarang
27. Dr. Az Hafid Nashar, SpJP Dr. Sardjito General Hospital, Yogyakarta Serdang Hospital, Malaysia
28. Dr. Arwin Saleh Mangkuanom, SpJP National Cardiac Center Harapan Kita, Jakarta Sarawak General Heart Center Hospital, Malaysia
29. Dr. Muhammad Barri Fahmi, SpJP Mayapada Hospital, Jakarta Singapore General Hospital, Singapore
30. Dr. Johan Winata, SpJP Mulya Hospital, Jakarta Peking University First Hospital, China
31. Dr. Aron Husink, SpJP Mayapada Hospital, Jakarta Guangdong General Hospital, China
32. Dr. Hervin Ramadhani, SpJP Lira Medika Hospital, Karawang Peking University People's Hospital, and Dr. Wahidin Sudirohusodo General Hospital, Makassar
33. Dr. Sidhi Laksono Purwowiyoto, SpJP Pasar Rebo General Hospital, Jakarta Zhongshan Hospital, China
34. Dr. Luly Nur El Waliy, SpJP Koja General Hospital, Jakarta The First Affiliated Hospital of Guangxi Medical University, China
35. Dr. Adrianus Kosasih, SpJP Sumber Waras Hospital, Jakarta General Hospital of Ningxia Medical University, China
36. Dr. Rony M. Santoso, SpJP Awal Bross Hospital, Tangerang The General Hospital of People’s Liberation Army, China
37. Dr. Umira, SpJP Sidoarjo General Hospital, Sidoarjo Dr. Soetomo General Hospital, Surabaya and Shenzhen Sun Yixian, China
38. Dr. Nurwahyudi, SpJP Dr. H. Koesnadi Bondowoso General Hospital, Bondowoso Dr. Soetomo General Hospital, Surabaya and Fujia Medical Unvi Union, China
39. Dr. Teuku Bob Haykal, SpJP H. Adam Malik General Hospital, Medan Medica Superspecialty Hospital, India
40. Dr. Andika Sitepu, SpJP H. Adam Malik General Hospital, Medan H. Adam Malik General Hospital, Medan and First Affiliated Hospital of Medical University Of Anhui, China

Dr. Teuku Bob Haykal (dari H. Adam Malik General Hospital Medan) dan Dr. Nelly Mulyaningsih (dari Dr. M. Soewandhie General Hospital Surabaya) menerima simbolis Inauguration Fellow of ISIC, didampingi oleh Dr. Doni Firman dan Dr. Anwar Santoso.

Ada pula Dinner Symposium yang disampaikan oleh Prof. Teguh Santoso dengan dimoderatori oleh Dr. Doni Firman.

Acara diselingi dengan kuis online yang diikuti oleh peserta yang hadir. Dimana para peserta harus mendownload aplikasi Kahoot! App pada ponselnya masing-masing. Pertanyaan kuis berkisar materi Dinner Symposium….. naaahhh…. yang pada saat Prof. Teguh menyampaikan materi, beliau malah asik main ponsel ataupun ngobrol…. tentu saja tidak akan bisa menjawab beberapa pertanyaan pada kuis ini….. Dan kuis ini ada hadiahnya juga…..


Hiburan penutup dari rangkaian acara Gala Dinner ini adalah penampilan dari Mario Ginanjar dkk yang menghibur peserta dengan lantunan2 lagu-lagu segar dan sesekali diikuti dengan tarian peserta yang tidak kalah dari gerakan para background vocal di atas panggung.



Tibalah pada hari terakhir 10th ISICAM-InaLIVE (25/11), setelah menyelesaikan semua materi, panitia menyelesaikan tugas-tugasnya, dan para peserta pun menutup bukunya….

Panitia mengumumkan bahwa pada 10th ISICAM-InaLIVE ini peserta yang terdaftar totalnya ada 922 orang. Workshopnya diikuti oleh 430 peserta dan Symposium diikuti oleh 792 peserta.

Abstracts yang masuk ada 70 naskah, yang terdiri dari 10 abstract Moderated Poster dan 60 abstract Oral Presentations.

Moderated Poster Presentation dimenangkan oleh:

  1. Dr. Agus Harsoyo , dengan judul “Retrival of fractured guidewire in RCA and LAD: Simple snare technique”.
  2. Dr. Herenda Medishita, dengan judul “Dealing with coronary slow flow: How far should we go?”
  3. Dr. Haurissa AE, dengan judul “Iatrogenic perforated balloon technique in primary PCI: Experiences from R.D. Kandou Hospital University Samratulangi Manado”.

Sedangkan Oral Presentation Best Case Presentation, pemenangnya:

  1. Dr. Dian Larasati, dengan judul “Percutaneous closure of a perimembranous ventricular septal defect through arm approach (radial artery): single centre experience”.
  2. Dr. Edrian Zulkarnain, dengan judul “A challenging case of dislodge stent floating in left main artery retrieval with the use of snare kit”.
  3. Dr. Retna Dewayani, dengan judul “ Restenosis after DES implantation in distal LM”.
Best Research Presentation, pemenangnya:
  1. Dr. Erick Hoetama, dengan judul “Baloon pulmonary valvuloplasty in neonates with critical pulmonary stenosis: jugular or femoral”.
  2. Dr. Muhammad Diah, dengan judul “Analysis on the polymorphism of adiponetine genes (rs2241766, +45 T/G) and the adiponectine level in Acehnese patients with coronary slow flow arteries”.
  3. Dr. I Nyoman Indrawan Mataram, dengan judul “Determining factors that associated with coronary lesion complexity and non-flow phenomenon among myocarcial infarction patients”.

Disaat itu pula diumumkan penghargaan kepada para Sponsor, sebagai Platinum Sponsor: 1) Abbot Vascular, 2) Terumo, 3) Siemens.

Dalam sambutan penutupannya, Dr. Sunarya Soerianata mengumumkan bahwa dari nilai registrasi 10th ISICAM-InaLIVE & Donasi PIKI akan disumbangkan ke daerah Palu & Donggala untuk pemulihan pelayanan kesehatan di daerah bencana sebesar Rp.100.000.000,-

Dannnn…. doorprize ISICAM 10 dimenangkan oleh Dr. Rico Wicaksana Putra dan Dr. Bambang Try Waluyo.

Dr. Nahar Taufiq dari Jogjakarta didaulat untuk menjadi ketua Panitia 11th ISICAM-InaLIVE tahun depan.

Sampai jumpa pada 11th ISICAM-InaLIVE yang rencananya akan diadakan pada Kamis-Sabtu, tanggal 28-30 November 2019, Jakarta Indonesia.***