*** Diterbitkan oleh: Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia ***

The 6th Annual Scientific Meeting InaHRS 2018

Indonesian Heart Rhythm Society (InaHRS) yang merupakan salah satu Pokja daripada PERKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia/Indonesian Heart Association) kembali mengadakan Annual Scientific Meeting (ASM) yang ke 6 kalinya. Pada tahun 2018 ini, acaranya diadakan di Westin Hotel Jakarta, pada 21-22 September 2018 lalu. Dalam kepengurusan panitia, bertindak sebagai Chairman of Organizing Committee adalah Dr. Sunu Budhi Raharjo, SpJP(K) dan sebagai Chairman of Scientific Committee Dr. Daniel Tanubudi, SpJP(K).

Hari Jum’at, 21 September dipilih sebagai hari pertama daripada keseluruhan kegiatan, dimulai dengan Opening Ceremony yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta, H. Anies Rasyid Baswedan dengan e-Gong-nya yang pelaksanaannya dengan menempelkan tangan ke layar LED. Dilanjutkan dengan sambutan2, dari Prof. Young-Hoon Kim selaku Past President Asia Pacific Heart Rhythm Society (APHRS), sambutan video Dr. Sunu Budhi Raharjo (Ketua Panitia 6th Annual Scientific Meeting InaHRS; Dr. Dicky A. Hanafy (Ketua InaHRS) dan DR. Dr. Ismoyo Sunu (Ketua PP. PERKI).

Workshop yang digelar satu hari (21/09) mengangkat tema-tema: Basic Understanding of ECG; Life Threatening Arrhythmia (Advanced ECG); Permanent Pacemaker; Supraventricular Tachycardia; Syncope; Sudden Cardiac Death; Holter Monitoring; Allied Professional: Comprehensive Review of Temporary Pacemaker.

Dan tema-tema Sympo yang digelar selama dua hari (21-22/9), antara lain: How to Session: A-Z of Cardioversion; Atrial Fibrillation; How to Deal with Bradyarrhythmia Properly; Hands on Session: PPM Reprogram and Troubleshooting; Radiation Safety; Anticoagulant; Devices; Supraventricular Tachycardia (SVT); Meet the Experts: Anti-Arrhythmic Drugs; Wolff parkinson White: Common Mistake Perspective; Ventricular Tachycardia (VT) dan Challenging ECG cases: Quick Interpretation.

Para Speaker dan Moderator yang mengisi acara datang dari dalam dan luar negeri, diantaranya: Achmad Yusri Rahman, Adhantoro Rahadyan, Agung Fabian Chandranegara, Agus Harsoyo, Antonia Anna Lukito, Ardian Rizal, Bambang Budi Siswanto, Beny Hartono, Budi Baktijasa, Chaerul Achmad, Ching Chi Keong (Singapura), Daniel Tanubudi, Dicky Armein Hanafy, Dony Yugo Hermanto, Dyah Siswanti Estiningsih, Edmond Leonard Jim, Eka Dwiyati, Eri Hiswara, Erika Maharani, Farial Indra, Faris Basalamah, Gary Lee Chin Keong (Malaysia), Haryadi, Hauda El Rasyid, Hermawan, Ignatius Yansen, Iyan Solihin, Lin Yenn-Jiang (Taiwan), Mohammad Iqbal, Mohammad Saifur Rohman, Muhammad Fadil, Muhammad Munawar, Muhammad Yamin, Muzakkir, Pipin Ardhianto, Putra Swi Antara, Rerdin Julario, Reynold Agustinus, Roky Gustiawan, Sunu Budhi Raharjo, Yao Yan (China), Yoga Yuniadi, Young-Hoon Kim (Korea Selatan), Yusra Pintaningrum.

Sebagian para Speaker 6th InaHRS 2018.



Suasana Sympo dalam ruangan.



Suasana tanya jawab, diskusi dan debat kasus.

Suasana saat Live Demo: Westin Hotel - RS. Jantung Harapan Kita Jakarta.


Suasana saat Moderated Poster Presentation di luar ruang Sympo.

Suasana di Registrasi room.

Saat rehat dari sympo, waktunya buat makan-minum, memilih buku ataupun berselfie ria.

Booths Exhibitions.

Closing Ceremony 6th InaHRS 2018 dilakukan pada hari terakhir kegiatan (22/9). Saat-saat yang ‘mendebarkan’ tapi ‘dinantikan’ bagi semua peserta ataupun panitia yang mengikuti acara sampai akhir.



4 orang soloist dan Pacemaker Choir dengan conductor Dr. Radityo Prakoso,SpJP(K) yang menambah khidmat dan ceria Closing Ceremony.


Para juri Oral Presentation pada 6th InaHRS 2018: Lin Yenn-Jiang, Yao Yan, Yoga Yuniadi dan Muhammad Munawar memberikan penilaian dan keputusan bahwa yang keluar sebagai the best of the best-nya Oral Presentation adalah:
  • Juara PERTAMA: Dwi Yuda Herdanto, dengan judul: "Clinical Profiles and Electrocardiographic Features of Radiofrequency Catheter Ablation Outcome in Ventricular Arrhythmias Originating from The Left Ventricular Summit in National Cardiovascular Center of Harapan Kita".
  • Juara KEDUA: Ardhianto P, dengan judul: "New Cut Off Point of ECG criteria in Brugada Syndrome Type 2 or 3 for Predicting Future Ventricular Arrhytmias Events".
  • Juara KETIGA: Andrico Tobing, dengan judul: "QT Dispersion as A Valuable Marker to Predict the Ischemic Burden on SPECT Myocardial Perfusion Imaging".


Para pemenang Oral Presentation, didampingi Dr. Daniel Tanubudi dan Prof. Young-Hoon Kim.


Sedangkan para juri Moderated Poster Presentation: Dicky A. Hanafy, Erika Maharani, Mohamad Iqbal dan Beny Hartono, memutuskan bahwa yang menjadi the best of the best-nya Moderated Poster Presentation adalah:
  • Juara PERTAMA: Venny Kurniawati, dengan judul poster "Successful Ablation of PVC Originated from Left Ventricular Summit with Conventional Ablation: A Case Report".
  • Juara KEDUA: H. Hazleena, dengan judul: "Radiofrequency Catheter Ablation with 3D Mapping of Recurrent Orthodromic AVRT in A Young Lady with Congenitally Corrected TGA and Small ASD".
  • Juara KETIGA: Andy Sukmadja, dengan judul: "Multiple Accessory Pathways (Combination of WPW syndrome with Mahaim FIBER)".


Para pemenang Moderated Poster Presentation didampingi Dr. Daniel Tanubudi dan Dr. Muhammad Munawar.


Pada acara Closing Ceremony 6th InaHRS 2018 pula disisipkan acara yang sangat penting yakni konvokasi penerimaan Sertifikasi:
  • Sertifikat Kompetensi Tingkat Lanjut Elektrofisiologi, kepada: Dr. Dony Yugo Hermanto, SpJP(K); Dr. Rerdin Julario, SpJP(K); Dr. Pipin Ardhianto SpJP(K); Dr. Beny Setiadi, SpJP(K) dan Dr. Dony Friadi, SpJP(K).
  • Sertifikat Tambahan di Implatansi Permanent Pacemaker, kepada: Dr. Yusuf Galenta, SpJP; Dr. Haykal, SpJP; Dr. Adi Purnawarman, SpJP; Dr. Andi Wahyono, SpJP; Dr. Heru Sulastomo, SpJP; Dr. Lely Puspita Chandra Dewi, SpJP dan Dr. Erwin Mulia, SpJP.


Selamat kepada para peserta Konvokasi pada 6th InaHRS 2018.


Panitia 6th InaHRS 2018, selama acara berlangsung 2 hari itu secara diam-diam dan terang-terangan rupanya telah memberikan penilaian khusus untuk para peserta yang paling interaktif (most interactive participant), dan akhir dari penilaian itu diwujudkan dengan sebuah penghargaan, dan…… diberikan kepada: Dr. Beny Hartono, SpJP; Dr. Faris Basalamah, SpJP; Dr. Jefry (Universitas Sam Ratulangi) dan Dr. Rossana Barack, SpJP.


DR.Dr. Muhammad Yamin, mendampingi para most interactive participant 6th InaHRS 2018.

Dannn….. terakhir, dan yang paling dinanti-natikan peserta pada setiap Closing Ceremony adalah….. doorprize…..


Ini dia para pemenang doorprize 6th InaHRS 2018, berfoto bersama Dr. Sunu Budhi Raharjo, Dr. Dicky Armein Hanafy, dan Prof. Yoga Yuniadi.

Kejuaraan terakhir yang diumumkan panitia adalah the Best Booth Exhibition, kali ini jatuh kepada rekanan: PT. Medtronic Indonesia. Selamat….

Sebagai catatan akhir daripada 6th InaHRS 2018, bahwa peserta Symposium tercatat sebanyak 1.039 org, peserta Workshop sebanyak 549 orang, total peserta sebanyak 1.588 org. Panitia menerima abstrak sejumlah 155 abstrak (Poster presentation: 109 abstrak dan Oral presentation: 46 abstrak).

Panitia 6th InaHRS 2018.