*** Diterbitkan oleh: Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia ***

The 3rd INA-ACC 2018

PADA Kamis-Sabtu, 25-27 Januari 2018 lalu, Pokja Intensive dan Kegawatan Kardiovaskular Indonesia Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia telah mengadakan pertemuan symposium Ina-ACC (Indonesian Intensive and Acute Cardiovascular Care) ke-3 yang bertempat di Sheraton Grand Gandaria City Hotel, Jakarta.

Tema pada pertemuan kali ini adalah: "Comprehensive Management of Acute and Critical Cardiac Care" dan sebagai Chairmannya Dr. Dafsah A. Juzar, SpJP(K).

Suasana di bagian Registrasi

Peserta dan sebagian booth


Backdrop dan e-Poster



Dalam kata sambutannya pada Opening Ceremony, Dr. Dafsah A. Juzar, SpJP(K) sebagai Ketua Panitia, mengungkapkan bahwa Symposium INA-ACC ke-3 ini diselengarakan adalah untuk membahas mengenai kemajuan tatalaksana terkini, jantung akut, intensif, dan kegawatan kardiovaskular. Dia berharap, “Para peserta diharapkan dapat menerima dan membawa pulang ilmu ini sehingga dapat diterapkan pada fasilitasnya masing-masing dan memberikan outcome yang lebih baik pada pasien-pasiennya”.

Ketua Umum PP PERKI, DR. Dr. Ismoyo Sunu, SpJP(K) dalam sambutannya yang sekaligus membuka acara Symposium INA-ACC ke-3 ini, mengapresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya acara ini dan kepada ketua Working Group INA-ACC dan ketua Organizing Committee INA-ACC 3 serta kepada para speaker yang mau meluangkan waktunya untuk share keilmuan dalam pertemuan ini.

“Pertemuan ilmiah ini menjadi sarana untuk menyegarkan kembali kompetensi para spesialis jantung serta mampu meningkatkan pengetahuan ketrampilan kardiovaskuler emergensi bagi para dokter umum”, ungkap Dr. Ismoyo Sunu.

“Kedepannya diharapkan para dokter Indonesia telah siap menghadapi era masyarakat ekonomi Asian khususnya di bidang penanggulangan kegawatan kardiovaskular”, tambahnya.

Suasana saat Opening Ceremony






Foto bersama seusai Opening Ceremony: Prof.Dr. Asikin Hanafiah (Sesepuh Kardiologi Indonesia), DR.Dr. Amiliana M. Soesanto (Ketua Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular FKUI), DR.Dr. Ismoyo Sunu (Ketua PP PERKI), Dr. Jetty RH. Sedyawan (Sekjen PP PERKI), Dr. Daniel PL. Tobing (Ketua Pokja Intensive dan Kegawatan Kardiovaskular PERKI), dan Dr. Dafsah A. Juzar (Ketua Panitia INA-ACC ke-3).

Pada hari pertama, Kamis, 25 Januari 2018, diselenggarakan 8 workshop: “ACS and Critical Care ECG”; “Acute Heart Failure”; “Critical Care Ultrasound and Hemodynamic Assessment”; “Perioperative Cardiac Surgery Care”; “Intra Aortic Baloon Pump (IABP)”; “Ventilation Management in ICCU”; “CRRT, Fluid, Electrolyte and Acid Base Management in ICCU” dan “Cardiac Emergency Workshop for Nursing”, dengan jumlah peserta tercatat 354 orang.

Pada hari kedua diadakan 4 Symposium, dengan judul: “Arrhythmia Problem in ICCU and Emergency Department”; “Contemporary ACS Management” dan “Daily Problem of Post Procedural Intervention in ICCU” dan 1 Lunch Symposium berjudul: “Current Update in Antithrombotic Therapy”.

Pada hari ketiga diadakan 8 Symposium, dengan judul: “Hemodynamic and Shock”; “Multi Organ Involvement in Critically III Cardiac Patients”; “The New Paradigm in Heart Failure Management”; “Cardiovascular Emergency in Primary Care”; “Management of Prolonged Care, Infection and Sepsis in Critical Care”; “Sharing Session on Networking, Reperfusion and Complication Cases”; “Acute Heart Failure” dan “Revascularization Strategy in Acute Coronary Syndrome” dan 1 Lunch Symposium dengan judul: “Acute Coronary Syndrome in Clinical Practice: What’s Important?”.

Ada yang istimewa dalam pertemuan INA-ACC kali ini, yakni dengan telah di-Launching-nya 3 buah Guideline PERKI: “Guideline PERKI STEMI 2018”, “Guideline PERKI NSTEMI 2018” dan “Guideline PERKI Acute Heart Failure 2018”.

Para moderator dan pembicara yang ditampilkan merupakan perpaduan antara para kardiolog senior dan junior yang didatangkan dari dalam kota dan luar kota, seperti: Prof. Asikin Hanafiah, Prof. Harmani Kalim, Prof. Idris Idham, Prof. Budi Yuli Setianto, Dr. Ismoyo Sunu, Dr. Jetty RH. Sedyawan, Dr. Santoso Karo Karo, Dr. Endang Ratnaningsih, Dr. Nur Haryono, Dr. Reggy L. Lefrandt, Dr. Isman Firdaus, Dr. Daniel PL. Tobing, Dr. Siska S. Danny, Dr. Abdul Hakim Alkatiri, Dr. Berlian Indriansyah Idris, Dr. Dian Zamroni, Dr. Vireza Pratama, Dr. Ismir Fahri, Dr. Infan Ketaren, dll. Yang jika dihitung jumlahnya lebih dari 50 orang.

Suasana saat sympo dan diskusi di ballroom II dan Ruby Saphire




Moderated Poster Session


Para Moderator dan Speaker Sympo


Di penghujung acara Symposium INA-ACC ke-3, diumumkan dari 59 abstrak yang masuk ke panitia, telah diseleksi oleh team yang dipimpin oleh Dr. Bambang Widyantoro, SpJP(K), dan diumumkanlah para pemenang Abstrak yang dibagi dalam 2 kategori:

Kategori Case Report:

  1. Sigit Pratama Lustisia Nasrudin, MD (Departement of Cardiology and Vascular Medicine, Faculty of Medicine Sebelas Maret University, Dr. Moewardi, General Hospital, Surakarta)
  2. M. Dzikrul Haq Karimullah, MD (Departement of Cardiology and Vascular Medicine, Faculty of Medicine Brawijaya University, Dr. Saiful Anwar General Hospital, Malang)
  3. Mohammad Yofansyah Putera, MD (M. Yunus Regional Public Hospital, Bengkulu)

Kategori Original Research Paper:
  1. Liemena Harold Adrian, MD (Departement of Cardiology and Vascular Medicine, Faculty of Medicine Brawijaya University, Dr. Saiful Anwar General Hospital, Malang)
  2. Dena Karina Firmansyah, MD (Departement of Cardiology and Vascular Medicine, Faculty of Medicine Universitas Indonesia, National Cardiovascular Center Harapan Kita)
  3. Stephanie Salim, MD (Departement of Cardiology and Vascular Medicine, Faculty of Medicine Universitas Indonesia, National Cardiovascular Center Harapan Kita)

Pemenang Case Report dan Original Research didampingi DR. Dr. Ismoyo Sunu dan Prof. Dr. Idris Idham

Tidak ketinggalan, panitia telah membagikan ‘bonus’ untuk peserta symposium berupa doorprize yang dibagikan menjelang Ketua Panitia menutup acara symposium ini.

Dr. Dafsah A. Juzar, pada closing ceremony mengumumkan jumlah peserta yang menghadiri acara totalnya 619 peserta (50%nya adalah GP, 40% spesialis, dan 10% nya perawat). Dari hasil angket yang dibagikan kepada peserta, 80% peserta menilai bahwa materi sudah sesuai dengan yang diharapkan, dan jalan acara tepat sesuai jadwal. Ada juga masukan dari peserta, 41% peserta mendaulat Dr. Isman Firdaus sebagai pembicara favorit.

Sebagian Panitia Pelaksana The 3rd INA-ACC 2018

Bravo INA-ACC ke-3. Sampai bertemu pada INA-ACC ke-4 tahun 2020 di Kota Malang.*