*** Diterbitkan oleh: Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia ***

APHRS SUMMIT 2019

Asia Pacific Heart Rhythm Society (APHRS) adalah perkumpulan pertama di kawasan Asia Pasifik yang mempromosikan pertukaran ilmiah, pendidikan dan pelatihan bagi para profesional medis, paramedis, serta penelitian teknologi dan pengembangan kesehatan di bidang Arrhythmia. Pertemuan Anggota Dewan APHRS (KTT APHRS) yang terdiri dari para ahli jantung khususnya ahli bidang arrhythmia di wilayah Asia Pasifik ini diadakan setiap tahunnya. Dan pada 2019 ini giliran Indonesian Heart Rhythm Society (InaHRS) mendapatkan kehormatan menjadi tuan rumah KTT APHRS 2019. Bertempat di Hotel Westin dan JS. Luwansa, di bilangan Kuningan Jakarta, pada 23-24 Februari 2019 acara ini dilangsungkan.

Pada acara Opening Ceremony, disambut oleh President InaHRS Dr. Dicky A. Nanafy dan President APHRS Prof. Chu-Pak Lau dalam bahasa Inggris.


Opening Ceremony ini dimeriahkan dengan penampilan Teteh Ocha beserta crew-nya dari Saung Angklung Udjo yang merupakan perkumpulan pelestari kebudayaan tradisional Sunda yang berpusat di kota Bandung.
Teteh Ocha dengan piawai memandu dan memberi kursus kilat cara memainkan alat musik tradisional dari bambu itu kepada para peserta APHRS yang telah memegang angklung di kursinya masing-masing, dan mendapat sambutan cukup meriah dari para peserta yang hadir.

Lagu yang dimainkan diantaranya: “Ambilkan bulan bu” (lagu anak-anak populer Indonesia ciptaan AT. Mahmud) disambung dengan “I Have a Dream”nya dari Westlife, disambung dengan “Heal the World”-nya Michael Jackson dan “You are not Alone”-nya Michael Jackson.

Seperti inilah cuplikan permainan angklung peserta APHRS 2019.


Acara puncak dari Opening Ceremony dilakukan dengan Pemukulan Gong sebagai symbol dibukanya acara APHRS 2019 oleh Prof. Chu-Pak Lau didampingi oleh Dr. Dicky A. Nanafy dan Prof. Yoga Yuniadi.

Suasana Opening Ceremony






Ruang Registrasi


Sebagian Booth Exhibition

Pada hari pertama (23/02) bertempat di JS Luwansa Jakarta telah digelar Workshop, dengan tema-tema sbb: - Basic ECG; - Advance ECG; - All You Need to Know About Basic of PPM; - Complication and Troubleshooting of PPM; - Understanding Mechanism and Clinical Manifestation of AF; - Pharmacologic and Non-pharmacological Management of AF; - Understanding Mechanism and Clinical Manifestation of VT; - Pharmacologic and Non-pharmacological Management of VT; - Pre-participation Screening for Competitive and Recreational Sport; - How to Prevent Sudden Death?; - Do and Don’t for Patient with Implanted Device; - Allied Professional Workshop: Electrophysiology Study and Diagnostic Maneuvers: How to do it Properly?; - Hands-on on Human Anatomy of The Heart.

Pada hari kedua (24/02) bertempat di Westin Jakarta, digelar Symposium dengan tema-tema yang menarik, diantaranya: - Have We Done Our Best to Prevent Sudden Cardiac Death?; - How to Deal with Arrhythmia from ER to Outpatient; - Comprehensive Heart Failure Management: From Drugs to Device; - Bring and Discuss Your Own Case; - Current Challenges and Future Direction in Cardiac Implantable Electronic Device (CIED) Therapy; - Moderated Poster; - Debate Sessions: It is Time to Say Good Bye to Warfarin; - ECG/Tracing Interesting Case.

Moderator dan Speaker yang tampil diantaranya, dari Indonesia: Agung Fabian C.; Agus Harsoyo; Alexander Edo Tondas; Ardian Rizal; Budi Baktijasa; Chaerul Achmad; Dicky A. Hanafy; Dony Yugo Hermanto; Erika Maharani; Farial Indra; Faris Basalamah; Haryadi; Hauda El Rasyid; Hermawan; Ignatius Yansen; Iyan Solihin, RN; Mohammad Iqbal; Muhammad Munawar; Muhammad Yamin; Muzakkir; Pipin Ardhianto; Putra Swi Antara; Rerdin Julario; Reynold Agustinus; Siti Elkana Nauli; Sunu B. Raharjo; Yoga Yuniadi. Dari luar negeri: Andrew McGavigan (Australia); Anil Saxena (India); Ching Chi Keong (Singapura); Chu-Pak Lau (Hongkong); Dean Boddington (Selandia Baru); Giselle Gervacio (Philipina); Hui-Nam Pak (Korea); Jonathan Kalman (Australia); Kyoko Soejima (Jepang); Martin Stiles (Selandia Baru); Morio Shoda (Jepang); Nwe New (Myanmar); Pham Tran Linh (Vietnam); Saravanan Krisnan (India); Saruul Tseveendee (Mongolia); Shin-Ann Chen (Taiwan); Shu Zhang (China); Tachapong Ngarmukos (Thailand); Takashi Nitta (Jepang); Takeshi Aiba (Jepang); Tze-Fan Chao (Taiwan); Vien Hoang Long; Wee Siong Teo (Singapura); Wei Hua (China); Young-Hoon Kim (Korea); Zahid Aslam Awan; Zulkeflee Muhammad (Malaysia).

Sebagian dari para Speaker

Suasana Sympo dan Tanya Jawab di dalam Ruangan





Presentasi Poster di Luar Ruangan Sympo

Sambil Rehat dari Suasana Sympo sebagian peserta mengisi waktu luangnya dengan berkunjung ke Boot-booth Exhibition.

Suasana Closing Ceremony

Prof. Yoga Yuniadi sebagai Ketua Ilmiah APHRS 2019 dalam Closing Ceremony mengumumkan bahwa peserta yang hadir dalam acara APHRS kali ini berjumlah 748 partisipan. Para peserta yang terregister selain datang dari dalam negeri juga dihadiri dari luar negeri: 2 orang dari Australia, 1 orang dari Vietnam dan 2 orang dari Malaysia.

Pada APHRS 2019 ini Panitia memberikan apresiasi kepada PT. Medtronic (Platinum Sponsor) dan PT. Abbott (Gold Sponsor).

Saat Closing Ceremony, diumumkanlah para pemenang Moderated Poster dan Oral Presentation, sbb:

Moderated Poster Presentation:

  1. Oryza Sativa, dengan judul "New Onset Arrhythmia post Open Heart Surgery: A Restrospective Cohort Study"
  2. Raymond Pranata, dengan judul "Ablation-Index Guided Ablation Results in a Better Clinical Outcome Compared to Contact-force Guided"
  3. Hafizha Herman, dengan judul "Heart Rate Variability in Correlation with RV Function in Uncorrected Atrial Septal Defect"
  4. Indah Paranita, dengan judul "Brugada Pattern Induced By Electrical Injury: A Case Report"
  5. Inggita Hanung Sulistya, dengan judul "Diassociation of QT Disperson in Risk of Ventricular Tachycardia in Idiopatic Outflow Tract Ventricular Premature Contraction"

Oral Presentation:

  1. Bayushi Eka Putra, dengan judul "Atrial Fibrillation Clinical Prediction Rule Rheumatic Heart Disease Echocardiography"
  2. Muhamad Rizki Fadlan, dengan judul "Self Assessment Checklist for Detecting Atrial Fibrillationin General Population"
  3. Idar Mappangara, dengan judul "Tele-ECG in a low resource country"

Para Pemenang Oral Presentation dan Moderated Poster Presentation

Dan….. yang paling ditunggu-tunggu oleh para peserta pada Closing Ceremony, yakni pengumuman pemenang door-prize. Meskipun pengundiannya berjalan alot dikarenakan banyak peserta yang dipanggil sebagai pemenang dan ternyata sudah tidak ada di tempat, pulang ke tempat masing-masing sehingga pengundiannya harus diulang-ulang, namun akhirnya terundilah 7 orang peserta.

Para Pemenang Door-prize didampingi Dr. Dicky A. Hanafy dan Dr. Sunu Budhi Raharjo

Sebagian para Senior SpJP beserta Panitia Pelaksana APHRS 2019