*** Diterbitkan oleh: Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia ***

The 12th Annual Scientific Meeting of Indonesian Society of Hypertension

Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia, Indonesian Society of Hypertension (InaSH) pada 23-25 Februari 2018 lalu telah menggelar pertemuan ilmiah "Annual Scientific Meeting of Indonesian Society of Hypertension" yang ke 12. Bertempat di Sheraton Grand Jakarta Gandaria Hotel Jl. Sultan Iskandar Muda, Kebayoran, Jakarta Selatan.

Tema yang diangkat kali ini adalah "Hypertension 2018: The Never Ending Battle Againts Hypertension and Its Complications".

Pertemuan diawali dengan Workshop pada hari pertama (23/2/2018) dengan menampilkan tiga tema: "Early Detecting Target Organ Damage in Hypertension", "Good Clinical Practice in Hypertension Management" dan "Electrolyte and Lifestyle in Hypertension" dengan para pembicara: Dr Syafrizal Nasution, Dr Marihot Tambunan, Dr Paskariatne Probo Dewi, Dr Celly Anantaria, Dr Taufik Meisiano, Dr Rimawati Tedjakusuma, Dr Eka Harmeiwaty, Dr Rarsari Soerarso Pratikto, Dr Made Junior Rina Artha, Dr Aida Lydia, Dr Maria Riastuti, Dr Lydia Simatupang, Dr Meilani, Dr Estu Rudiktyo dan Dr Bambang Widyantoro.

Suasana di bagian Registrasi.

Peserta dengan kegiatannya diluar ruangan sympo.

Booth Exhibitors.

Pada hari kedua, kegiatan diawali dengan Plenary Session 1, yang dimoderatori oleh Prof. Teguh Ranakusuma dengan Prof. Asikin Hanafiah dan Prof. Chai Yook Chin sebagai pembicaranya. Opening Ceremony merupakan kegiatan selanjutnya masih pada sesi Plenary Session 1 ini.

Hadir pada Opening Ceremony: Ketua InaSH (Indonesian Society of Hypertension), Ketua PERKI (Indonesian Heart Association), Ketua PERDOSSI (Indonesian Society of Nephrology), Ketua PERNEFRI (Indonesian Neurological Association), Perwakilan Kemenkes RI, Guru Besar, para Senior, Direktur Utama PJN Harapan Kita, Kepala Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler, Neprologi dan Neurologi.

Dr. Rossana Barack, Dr. Yuda Turana dan Dr. Tunggul D. Situmorang. Buku ajar Hipertensi pada Perempuan.

Sebagai Ketua Panitia Dr. Rossana Barack dalam sambutannya merinci kegiatan ilmiah ini, "Kegiatan diawali dengan workshop pada hari pertama yang terdiri dari 3 kelas dengan peserta lebih kurang 170 orang, dilanjutkan Symposium pada hari kedua dan ketiga dengan keseluruhan peserta yang terdaftar 1300 orang".

Ada 3 program unggulan pada pertemuan kali ini yakni: Trigger Quiz, Young Investigator Award, Moderated Poster dan Poster-poster Ilmiah yang dibawakan oleh para Dokter dari ketiga perhimpunan.

"Kami juga berupaya untuk menerbitkan sebuah buku ajar hipertensi pada perempuan yang merupakan populasi khusus dari seluruh populasi intervensi yang ada di Indonesia" tambahnya, buku ini dapat dibeli dengan harga khusus selama acara ini berlangsung.

Dr. Yuda Turana sebagai President Indonesian Society of Hypertension dalam sambutannya mengatakan bahwa Hipertensi, adalah penyakit penyebab kematian nomor 1, penyebab negara Indonesia merugi cukup besar". "Empat besar penyumbang kerugian negara ini selain cancer, 3 itu disumbang oleh Hipertensi (stroke, gagal jantung, gagal ginjal)", ungkapnya.

"Ini bukan hanya tugas InaSH, bukan hanya tugas dokter di ruangan ini tetapi tugas kita bersama tugas kita semua sebagai petugas medis," tambahnya.

Suasana Opening Ceremony The 12th Annual Scientific Meeting of Indonesian Society of Hypertension.

Berfoto bersama setelah pemukulan gong pada Opening Ceremony, dari kiri ke kanan: Dr Rosana Barack SpJP(K), Prof Dr Teguh Ranakusuma SpS(K),
DR Dr Ismoyo Sunu SpJP(K), Dr Aida Lidya SpPD(K) dan DR Dr Yuda Turana SpS.

Pada hari kedua dan ketiga kegiatan diisi dengan Plenary Session, Symposium, Young Investigator Award, Trigger Quiz Contest, Moderated Poster Session dan Doorprize.

Ada 14 Sympo yang mengangkat tema: "Target Organ Damage in Hypertension", "The Art of Managing Hypertension and Target Organ Protection", "Current Issues on Blood Pressure Measurement and Monitoring", "The Jeopardy of Vascular Damage and Redefining Cardiovascular Prevention", "Hypertension And Special Subgroups", "Hypertension in Acute Settings", "Hyperuricemia and Hypertension", "Woman and Hypertension", "Information To Be Gained by Out of Clinic BP Measurement", "Miscellaneous", "Sympathetic Drive in Cardiovascular Continuum", "Role of Hypertension in Vascular Disease", "Hypertension Management In The Era Of National Health Coverage" dan "Recent Issues of The Hypertension Management".

Lunch Symposium yang digelar ada 5 tema: "How to Manage Atrial Fibrillation and Hypertension for A Better Life", "Recent Update of Beta Blocker Usage in Hypertension Management and Vascular Protection", "Secondary Prevention in Hypertensive Heart Disease", "Cardio Metabolic" dan "The Ultimate Choice of Current Treatment on Hypertension".

Suasana saat symposium dan diskusi di Ballroom I, II dan III.




Moderator dan para pembicara dalam negeri yang meramaikan pertemuan ini diantaranya: Aida Lydia, Anwar Santoso, Dharmeizar, Diatri Nari Lastri, Eka Harmeiwaty, Freddy Sitorus, Frits Sumantri, Hasan Sjahrir, Hendro Susilo, Ismoyo Sunu, Iwan Dakota, Jose Roesma, Nani Hersunarti, Rossana Barack, Santoso Karo Karo, Setijono Samino, Suhardjono, Teguh Ranakusuma, Wiguno Prodjosudjadi, Yuda Turana, Amiliana Soesanto, Antonia Anna Lukito, Arieska Ann Soenarta, Asikin Hanafiah, A. Sari Mumpuni, Bambang Budi Siswanto, Bambang Purwanto, Basuni Radi, BRM Ario Soeryo Kuncoro, Djoko Wibisono, Doddy Firmansyah, Dodik Tugaswara, Ekawatidani Yulianti, Eka Musridharta, Emma Muis, Erwinanto, Fauzi Yahya, Haerani Rasyid, Harun Rasyid Lubis, Hasbullah Thabrany, Idrus Alwi, Ketut Suwitra, Lestariningsih, Maruhum Bonar Marbun, Mursyid Bustami, M. Kurniawan, Nikolas Wanahita, Parlindungan Siregar, Pradana Tedjasukmana, Pranawa Martosuwignyo, Pringgodigdo Nugroho, Rahmat Hidayat, Rarsari Soerarso Pratikto, Ratna Saraswati, Rubin Surachno Gondodipuro, Rully M.A. Roesli, Saifur Rohman, Siska Suridanda Danny, Syakieb Bakrie, Tri Juli Tarigan, Tunggul D. Situmorang, Yan Herry dan Zulkhair Ali.

Dan pembicara tamu yang didatangkan dari luar negeri diantaranya: Prof. Chia Yook Chin (Malaysia), Prof. Markus Schlaigh (Australia), Prof. Jose Lopez Sendon Hentschel (Spain) dan Prof. Pairoj Chattranukulchai (Thailand).

Moderated Poster Session, peserta 'dicecar' oleh para juri ahli.

Presentasi Peserta Young Investigator Award dan suasana saat Trigger Quiz Contest.

Mewakili Ketua Panitia InaSH 12, Dr. Tunggul D. Situmorang, dalam Closing Ceremony berharap pertemuan ini akan memberikan manfaat kepada semuanya sebagai profesi dokter dan kembalinya ke tempat masing-masing akan bisa memperbaiki pelayanan dan memberikan sumbangsih besar kepada masyarakat.

"Apa yang akan kita lakukan sesuai dengan perobahan paradigma dan perubahan guideline-guideline yang ada", ungkapnya.

"Tugas kita sebagai profesional adalah melakukan yang paling baik terhadap pasien kita", tutupnya.

Para peserta Triger Quiz Contest.

    Perolehan hasil dari Sesi Trigger Quiz Contest, yang dipandu oleh Dr. Antonia Anna Lukito, adalah sbb:

  1. Nephron (Dept. Ilmu Penyakit Dalam FKUI): Annisa Puspitasari MD; Christopher Surya Suwita MD, Dimas Priantono MD dan Frans Liwang MD.
  2. Revascat (Dept. Neurologi FKUI): Sa'diah MD, Nurul Fadli MD; Danya Philanodia D MD dan Kevin Mulya MD.
  3. Ukrida (Univ. Tarumanegara, FK Maranatha, FK UKRIDA, FK UGM): Caesar Rio Julyanto Putra MD, Melyda MD, Edwin Sukmadja MD an Leny Christy Tahun MD.
  4. Anti Code Blue (Univ. Brawijaya, Univ. Airlangga, Jawa Timur): Dion Setiawan MD, Dara Ninggar Ghassani MD, Erdo Puncak Sidarta MD dan Irene Lampita MD.

Panitia InaSH 12 kali ini menerima 67 abstrak yang datang dari berbagai daerah seperti: Medan, Riau, Palembang, Natuna, Belitung, Jakarta, Cilegon, Tangerang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Malang, Bali, Lombok, Banjarmasin dan Kendari. Penyumbang abstrak terbanyak datang dari Malang Jawa Timur terutama dari Univ. Brawijaya. Rencananya abstrak yang masuk ke Panitia akan dipublikasikan dalam Jurnal of Hypertension ISH/ESH.

Dr. Bambang Widyantoro, mewakili Panitia Pelaksana mengapresiasi kepada para pengirim abstrak, karena sebagian besar dari dokter-dokter muda, ppds dan gp.

Pemenang Best Posters dan Moderated Poster.

    Para pemenang Best Posters:

  1. Ikhlas Muhammad Jenie, Wiwara Awisarita (Dept. of Physiology, Faculty of Medicine and Health Sciences, Univ. Muhammadiyah Jakarta).
  2. Putu Nina Belinda Saka (General Hospital of Ploso, Jombang); Kresna Septiandy Runtuk (General Hospital of Ploso, Jombang); Bimo Kusumo (General Hospital of Ploso, Jombang); Tri Asih Imro'ati (Dept of Internal Medicine, General Hospital of Ploso, Jombang); dan Frilya Rachma Putri (Dept of Psychiatry, General Hospital of Saiful Anwar, Malang).
  3. Peter Lamptey 1,2,3, Dr. Rachel Zack 2,3, Dr. Oluwakemi Okunade 3, Chia Yook Chin 4,5 and the ICHOM Hypertension in Low -and Middle-Income Countries Working Group (1. London School of Tropical Hygiene and Medicine, London, UK; 2. Harvard T.H. Chan School of Public Health, Boston, MA, USA; 3. International Consortium for Health Outcomes Measurement, Cambridge, MA; 4. Department of Primary Care Medicine, University of Malaya, Kuala Lumpur, Malaysia; 5. Sunway Institute for Healthcare Development, Sunway University, Bandar Sunway, Selangor, Malaysia).

    Pemenang Moderated Poster:

  1. Aulia Fadhilah Tasruddin, Adhitya Pratama, Bimo Bintoro (Medical Faculty, Halu Oleo University)
  2. Regina Nathania Ciputra (RSU Wonolangan, Probolinggo), Mike Christanti (RS Bhayangkara Pusdik Brimob, Pasuruan), I Putu Pramana Sanitya Dharma (RSUD Nganjuk)
  3. Hindoro Evan1, Prapto D1, Andri F1, Tanoyo GEB1, Suryawijaya N1, Hermawan P1, Taner S1 (1Internship doctor, East Belitung General Hospital, Indonesia)

Pemenang Young Investigator Award dan Pemenang Utama Doorprize:

Pemenang Young Investigator Award: Rony Mario Candrasatria (Dept. of Cardiology and Vascular Medicine, Universitas Indonesia) dengan judul "Methylenetetrahydrofolate Reductase C677T Gene Polymorphism is associated with Hypertension in Rural Sundanese Population of Gunung Sari Village, Bogor-Indonesia".

Yang terakhir dan yang paling ditunggu-tunggu oleh sebagian peserta adalah pengumuman pemenang doorpize, ada 10 pemenang doorpize yang mendapatkan buku Hipertensi pada Perempuan, 8 pemenang mendapatkan alat bloodpressure monitor Omron, dan 2 pemenang hadiah doorpize utama berupa OPPO HP F5. Untuk para exhibitors pun mendapatkan doorpize khusus berupa voucher belanja di Carefour.

Contoh tanda apresiasi dari Panitia kepada para exhibitors.

Tercatat para Exhibitor yang turut serta meramaikan InaSH 12 adalah dari: Menarini, Pharmalink, Servier, Novartis, Bayer, Dexa Medica, Tanabe Indonesia, Ferron, Pfizer Indonesia, Omron Healthcare Indonesia, Takeda Indonesia, Boehringer Ingelheim, Fahrenheit, Kalbe Farma, Novell Pharmaceutical dan Astra Zeneca.

Para Speaker, Moderator dan Panitia Pelaksana.

Selamat bertemu pada InaSH 13, Februari 2019.*